Bandara Mozes Kilangin Akan Jadi Bandara Terbesar Kedua di Indonesia Timur Setelah Makassar

Bandara Mozes Kilangin Akan Jadi Bandara Terbesar Kedua di Indonesia Timur Setelah Makassar

Timika,TabukaNews.com

Meski sudah dioperasikan, namun bangunan Bandara Mozes Kilangin Timika belum rampung secara total. Kini proses pembangunan terus dilakukan untuk mewujudkan bandara ini menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia Timur setelah Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, dan akan menjadi bandara terbesar di Papua.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob saat meninjau langsung proses pembangunan bandara, Kamis (7/4) mengatakan, bahwa dengan total panjang 360 meter dan luas 44.000 meter persegi, Bandara Mozes Kilangin diproyeksi bisa melayani sampai tiga juta penumpang dalam satu tahun. Oleh Kementerian Perhubungan RI, Bandara Mozes Kilangin dijadikan pilot project smart airport

"Smart airport artinya adalah suatu bandar udara yang dibangun dengan teknologi tinggi. Ini yang pertama. Ini yang sementara lagi kita persiapkan," tuturnya.

Sesuai standar bandara pada umumnya, Bandara Mozes Kilangin dipastikan ramah terhadap anak, perempuan dan kelompok difabel. Dilengkapi taman bermain dan ruang khusus menyusui.

"Bandara ini juga dibangun sebagai air port city. Artinya apa, nanti di dalam bandara ini orang bisa datang belanja di sini, mau lihat apa saja bisa di sini. Operasi penerbangan bisa selsai di Jam 6 sore katakan, tapi di luar masih bisa sampai jam 10 malam. Orang datang makan malam di sini bisa," kata John Rettob.

Terminal Bandara Mozes Kilangin yang dibangun dengan APBN telah dioperasikan tahun lalu sebelum PON XX. Sementara terminal yang dibangun dengan APBD, total keseluruhan pekerjaannya kini mencapai 61,9 persen.

Fasilitas garbarata mulai akan dioperasikan pertengahan tahun ini. Namun untuk beroperasi penuh, terminal yang dibangun dengan APBD masih membutuhkan tambahan dana sekitar Rp45 miliar guna melengkapi aksesoris interior, elektronical sampai information display sistemnya.

"Sesuai kontrak multy years, tahun ini seharusnya berakhir, bahwa kita sudah bisa operasikan, namun ternyata masih ada kekurangan biaya Rp45 miliar. Kalau bisa dapat tahun ini secara paralel, bisa selesai semua tahun ini," imbuhnya. (**)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata