Main Area

pesparawi xiii
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75

Main

Awasi Honorer Siluman, Bupati Diminta Minta Badan Kepegawaian Harus Selektif

Timika, TabukaNews.com - Proses Pengangkatan tenaga honorer di Kabupaten Mimika menjadi Pegawai Negeri Sipil, kini memunculkan berbagai isu terkait adanya sistem tertentu yang bisa meloloskan orang-orang tertentu. 

" Sangat diharapkan supaya informasi yang berkembang tidak akan terjadi, karena memang tidak boleh dilakukan berdasarkan sistem tertentu yang menyalahi syarat negara. Jangan sampai yang baru masuk, langsung diangkat, sedangkan yang sudah lama tidak diangkat," ujar Tokoh Masyarakat Amungme Agustinus Angga ibak, saat ditemui, Selasa (6/9/20). 

Menurutnya proses pengangkatan tenaga honorer ini ada syaratnya salah satu syaratnya adalah masa kerja tenaga honorer tersebut, makanya Bupati harus ikut mengawas supaya tidak ada calon honorer siluman. 

"Ini untuk mendapatkan keadilan bagi semua tenaga honor yang memang sejak lama mengabdi, baik honorer Papua ataupun Non Papua, sesuai masa kerja, " Ujarnya. 

Menabahkan adanya pengangkatan ini menimbulkan keresahan tersendiri bagi sebagian tenaga honor yang tidak punyai kedekatan emosional bersama atasannya ataupun pejabat Pemkab. 

Pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS harus melalui kajian-kajian khusus guna mengetahui kesiapan dan kewajaran seorang CPNS. 

"Kalaupun memang kita belum pas untuk diangkat berarti harus terima. Jadi semuanya harus ikuti ketentuannya, karena PNS itu dibiayai oleh negara dan haknya sama untuk semua warga negara Indonesia. Boleh saja diprioritaskan, tapi masa kerjanya sudah cukup atau belum," Ungkapnya. 

Disinyalir Informasi yang beredar dan harus ditelusuri adanya oknum non Papua yang mengantongi nama Marga Amungme dan Kamoro untuk lolos dalam pemberkasan. Selain itu, ada juga yang kantongi SK Bupati siluman yang tidak dikeluarkan resmi olah  Bupati Mimika.

"Itu harus dikaji baik sebelum lolos pemberkasan. Soal SK Bupati itu harus benar tanpa adanya rekayasa," Tegasnya. 

Menyikapi itu, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng ditempat terpisah diminta agar proses pemberkasan pengangkatan tenaga honor menjadi CPNS yang saat ini sedang dilakukan pada Bagian Kepegawaian Daerah harus lebih selektif dengan mengawas langsung. 

"Proses seleksi ini akan diperketat di BKD" Singkatnya. (Tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika