Main Area

Main

Atensi Khusus Perketat Pemberian Amunisi Kepada Anggota

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S. IK, MH/Istimewa

Timika, TabukaNews. Com - Atensi khusus dari pimpinan baik TNI maupun Polri kepada semua jajaran agar memperkatat pemberian amunisi kepada para anggota, hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyalagunaan atau indikasi adanya penyelundupan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S. IK, MH bahwa semua amunisi yang diberikan kepada anggota diibaratkan sidik jari, yang mana bisa diidentifikasi siapa pemilik dan dari institusi mana diperkuat lagi dengan adanya tahun pembuatan yang tertera pada amunisi tersebut, sehingga bisa dipastikan amunisi yang diseludupkan kepada KKB itu darimana. 

"Jadi setiap senjata atau amunisi itu bagaikan ada sidik jarinya, jadi tidak ada amunisi yang tidak bisa teridentifikasi, amunisi itu bisa diketahui dari tahun pembuatan, itu masuk ke institusi mana yang pegang, periode semester atau tahun berapa," kata Kapolres, Sabtu (3/8).

Ia juga menambahkan, terkait kejadian yang terjadi beberapa waktu lalu yang mana telah terjadi penangkapan yang dilakukan oleh Satgassus Nemangkawi terhadap 3 warga yang membawa sebanyak 600 amunisi, itu menjadi sebuah pembelajaran baik pihak TNI-Polri agar selalu lebih teliti dalam memberikan amunisi kepada anggota.

"Terhadap kejadian (penangkapan 3 orang yang membawa 600 amunisi) ini menjadi pembelajaran buat kita semua untuk merapatkan barisan melakukan konsolidasi," tambahnya.

Ia mengungkapkan, perketat pemberian amunisi tersebut berdasarkan atensi khusus dari pimpinan, untuk mengantisipasi penyalahgunaan amunisi oleh anggota yang mana memberikan kepada pihak KKB. nantinya amunisi yang diberikan yang akan menyasar rekan sendiri, dan itu dikatakan sebagai penghianat.

"Perketat itu berdasarkan atensi dari pimpinan. Karena apabila terjadi penyalahgunaan oknum yang memanfaatkan yang menjual kepada pihak lain itu kita anggap sebagai penghianat, karena peluru itu nantinya disasar bagi saudara-saudara mereka (TNI-Polri)," ungkapnya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika