Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Aparat Tembak Mati Danton KKB Kodap III

Timika.TabukaNews.com -  Aparat gabungan berhasil ,menembak mati Feri Elas yang merupakan komandan batalyon (Danton) kodap III Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Joni Botak yang selama ini melakukan ganguan di areal tembagapura dan timika.

Selain itu, Feri Elas juga merupakan DPO polres Mimika tahun 2017 yang selama ini dicari, akhirnya  tertembak mati pada saat kontak tembak, Minggu (28/2) di wiayah Mile 53, Tembagapura.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata didampingi Dandim 1710/Mimika,Letkol (Inf) Yoga Cahya Prasetya, menyampaikan hal ini kepada wartawan di ruang Satgas Nemangkawi Polres Mimika, Selasa (2/3/21).

Kapolres menuturkan, pihaknya memastikan bahwa jenasah tersebut adalah Feri Elas mendasari hasil investigasi dan hasil pengumpulan barang bukti serta sumber informan yang mengenal dan mengetahui Feri Elas.

"Hasil lainnya juga didapati dari foto-foto di hape miliknya. Pernak- pernik, pakaian, kalung, jam tangan, anting serta pakian yang digunakannya itu sama dengan pakaian yang dikenakan dalam HP tersebut,"ungkap Kapolres.

Setelah melihat barang bukti dan foto-foto yang ada maka dapat dipastikan bahwa satu jenasah yang ditemukan adalah DPO Polres Mimika pada 2017 dan dipastikan atas nama Feri Elas merupakan danton kodap III. 

Dijelaskan,  pada 28 Februari, Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi bergerak melakukan pengamanan dan patroli di wilayah Tembagapura pada pukul 11.30 Wit.

Saat melakukan patroli, di hutan seputaran Mile 53, Tim Satgas melihat enam orang anggota KKB yang melintas sambil membawa 2 pucuk senjata jenis laras panjang  M16 dan AK 47.

"Pada saat itu langsung terjadi kontak tembak selama kurang lebih 30 menit. Dari pantauan teropong, KKB lari masuk hutan. Dari pengihatan teropong juga, satu anggota KKB jatuh di TKP," ulasnya.

Setelah dilakukan konsolidasi oleh tim investigasi antara penyidik Polres Mimika dan satuan tugas di Tembagapura pada pukul 13.00 Wit, maka tim kemudian langsung menuju TKP.

"Karena medanya berat dan terjal sehingga pada perjlanan ke TKP tim istirahat pada malam hari. Cuacanya extrem dan hujan pun deras sehingga disepakati pada 1 Maret pagi baru tim menuju ke TKP dan menemukan satu jenazah laki-laki," ungkapnya.

Namun pada saat tim akan melakukan olah TKP, tim kembali mengalami gangguan kontak tembak dari kelompok KKB dari ketinggian. Sehingga diputuskan, setelah mengambil barang bukti dan dokumentasi, tim kembali dan tiba di Tembagapura pada pukul 19.00 Wit.

Disampaikan Kapolres bahwa jenasah Feri Elas tidak dapat dievakuasi karena medan yang tidak memungkinkan untuk evakuasi.

"Kelompok ini kita tidak akan tinggal diam, kita tetap akan melakukan tindakan hukum yang tepat terhadap mereka," tegas Kapolres.

Dandim 1710/Mimika, Letkol (Inf) Yoga Cahya Prasetya menambahkan, bahwa dengan kejadian penegakan hukum terhadap anggota KKB pada Minggu (28/2) kemarin, masyarakat tidak perlu khawatir tentang situasi keamanan di sana.

"TKP kejadian itu jauh berada di tengah hutan sehingga masyarakat tidak perlu kuatir. Saya tekankan bahwa dampak dari ini maka Satgas yang bertugas diatas berupaya terus dan ketat dalam menjaga kamtibmas," tutupnya. (tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika