Main Area

pesparawi xiii
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75

Main

Antisipasi Malaria, Covid-19 Dinkes Turunkan Tim ke Lapangan

Timika,TabukaNews.com -  Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika melalui Tim Promosi Kesehatan (Promkes) mobilenya, Senin (14/09/20), melakukan edukasi kepada warga di Distrik Wania, hingga akhir tahun.
Tim sendiri terdiri dari staf Promkes dari 10 Puskesmas di seputaran Kota Timika yang akan diturunkan ke lapangan untuk menyasar warga di wilayah amsing amsing puskesmas dimana akan dilakukan selama tiga kali seminggu untuk memberikan edukasi terntang pencegahan penularan covid-19 dan malaria serta ajakan ikut imunisasi.
Pada pencegahan penularan covid-19 anjurannya tetap sama, penerapan protokol kesehatan, 3M; mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.
"Kita masih di masa pandemi covid-19, bagaimana cara kita menginformasikan kepada masyarakat supaya masyarakat tahu dan melakukan pencegahan," kata Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Mimika, Lenni Silas SKM MKes.
Menurutnya, penerapan protokol kesehatan menjadi penting untuk mengurangi risiko penularan covid-19 di masa new normal. Apalagi dalam dua minggu pertama September, kasus konfirmasi covid-19 bertambah signifikan di Mimika.
Dari peningkatan kasus itu gampang ditarik kesimpulan, muaranya ada di ketidakpatuhan menerapkan protokol kesehatan 3M.
Seperti covid-19, penyakit malaria pun belakangan ini mengalami lonjakan kasus. Penyakit yang ditularkan melalui nyamuk anopheles betina, ini memang masih endemik di Mimika.
"Bahwa ketika masyarakat sakit malaria, mereka berobat diupayakan minum obat sampai tuntas, tepat dosis tepat waktu," pesan Lenni.
Meski saat ini layanan sedang berjibaku pada penanganan trend lonjakan kasus dua penyakit itu, kata Lenni, layanan esensial kesehatan tak boleh ditinggalkan, salah satunya program imunisasi pada bayi ibu hamil dan anak sekolah.
Imunisasi bagaimanapun adalah hak warga. Tapi karena di masa pandemi covid-19, layanan imunisasi baik di Puskesmas maupun Posyandu saat ini wajib menerapkan protokol kesehatan.
"Kalau dulu dempet-dempet, sekarang kita atur jarak. Sesi pertama 10 dulu masuk setelah selesai edukasi, edukasi dan lain-lain, mereka kembali, 10 orang lagi masuk. Alur keluar masuknya kita atur," jelasnya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika