Main Area

Main

Anggota Polri dan TNI Perketat Pleno Penetapan Paslon Bupati Dan Wabup

TIMIKA, TABUKANews.com - Aparat gabungan Polri dan TNI yang ada di Timika memperketat penjagaan pleno penetapan calon bupati dan wakil bupati Mimika yang maju dalam pilkada Mimika 27 Juni mendatang.  Sebanyak 656 personil gabungan disiagakan di lingkungan Gedung Eme Neme Yauware, Kamis (15/2).

Penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Mimika seperti dirilis KPU Mimika tertunda lagi karena gangguan jaringan internet di Kota Timika. Menurut penjelasan pihak Telkom bahwa ada gangguan viber optik sehingga melumpulhakn jaringan di Kabupaten Kaimana, Mimika, Nabire sampai Merauke. Sesuai kesepakatan bersama semua paslon pleno penetapan dipindahkan ke Jayapura pada, Sabtu (17/2).

"Saya akan laporkan penundaan dan pemindahan tempat pleno ini ke Bapak Kapolda. Penundaan ke wilayah hukum Polres Jayapura.  Saya juga akan berkomunikasi dengan Kapolres Jayapura," kata Kapolres Mimika AKBP Indra Hermawan usai pleno di Gedung Eme Neme Yauware.

Saat pleno, di pintu gerbang masuk gedung Graha Eme Neme Yauware dijaga ketat. Tamu undangan, dan warga yang masuk harus melalui pemeriksaan identitas secara ketat. Termasuk barang bawaan digeledah oleh petugas keamanan . 

Menurut Kapolres Indra pemeriksaan ini sudah sesuai dengan SOP pengamanan untuk memastikan pleno penetapan paslon dalam pilkada ini  berjalan aman, lancar dan tidak ada hambatan apapun. Pengamanan juga dilakukan oleh pasukan TNI/Polri di sembilan titik lainnya dalam kota, terasuk obyek vital dan pos pam kota.  

Dandfim 1710 Mimika,  Letkol Inf  Windarto mengatakan dari 656 personel yang terlibat dalam pengamanan, TNI menurunkan dua SSK atau 240 personel.  Polri dan TNI bersama-sama mengamankan daerah ini sehingga pilkada nanti tidak rawan konflik dan semua pihak dapat menciptakan pilkada damai dan menghasilkan pemimpin yang amanah dan berkualitas. (dzy/tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika