Main Area

pesparawi xiii
dprd kabupaten mimika

Main

Anggota DPRD Dapil 3 Mendegar Keluhan Masyarakat

Timika, TabukaNews.com – Anggota DPRD Mimika daerah pemilihan 3, turun ke lapangan mendegar keluh kesah warga di tiga tempat berbeda dalam sehari.  Baik di Kelurahan Kamoro jaya Distrik Wania, Kantor Kelurahan Waniaimipi Sp4, dan Jalan Samratulangi.
Dalam pertemuan tersebut ditengah pandemic covid-19 sehingga penerapan protocol kesehatan tetap diperhatian dengan mengaja gajar mengunakan masker dan rajin mencuci tangan.
Dalam pertemuan tersebut , Reses masa sidang 2 DPRD kabupaten mimika Tahun 2020 diikuti Daud Bunga,SH sebagai Ketua komisi A, Marinus Tandiseno,S.sos selaku Ketua Fraksi golkar  dan Merry Pungutan selaku Sekretaris fraksi Golkar membidangi komisi B.
Pada kesempatan itu, Daud bunga mengatakan ada 10 poit yang di terima dari warga masyarakat yakni, meminta adanya perbaikan jalan penghubung meliputi jembatan dan sebagainya hal ini di karenakan banyak jalan lingkungan ada yang sudah hancur.
“ya  contoh juga yang warga masyarakat keluhkan di kelurahan kamoro jaya itu jalan Sekolah Taruna itu kami sudah usulkan tapi pada saat mau di kerjakan kami terhalangi oleh warga masyarakat sekitar yang berada di wilayah jalan tersebut akhirnya kami mundur dulu dan tidak melanjutkan pekerjaan,” ujarnya.
 Kepada warga masyarakat, Daud Bunga berpesan  tidak perlu khawatir karena pasti akan di kerjakan guna kenyamanan warga, Kendala warga sp 4 yaitu penunjang transportasi menuju lokasi perkebunan agar dapat di timbun agar petani bisa mengambil hasil panen sehinga berjanji akan berjuang mengaspal semua jalan lorong dan jalan tikus di kelurahan wania.
Daud bunga mengatakan akan berusaha membantu perbaikan jalan dengan menemui dinas P. U, supaya warga tidak terkena banjir dan beliau akan berusaha mengecek kembali, lampu jalanan dan listrik serta air bersih bagi masyarakat serta mengaktifkan Balai latihan kerja ( BLK).
Sementara itu, Mariunus Tandiseno,S.sos dari Ketua fraksi Golkar, mengatakan mama-mama sp 4 juga akan di perhatikan karena saya merasa sayang dan perhatian sekali di mana kita tau mama-mama kita ini menjual di badan jalan.
“memang ada pasar yang telah di bangun namun sama persoalan warga yang punya tempat minta bayar, akhirnya mama-mama ini kadang tetap bertahan berjualan meskipun terkena hujan,” ujarnya.
Marianus menambahkan akan tetap berupaya untuk mencari solusi terbaik memecahkan persoalan pasar dan sampah yang berserakan di jalan lorong kamoro, pasar mama papua di sp 4 serta kelurahan Samratulangi.
Lanjut Tandiseno mengatakan tempat pembuangan sampah, permasalahan nya sangat rentan dan juga hal ini menjadi tanggung jawab warga masyarakat juga karena semua sudah di perdakan dan ada sangsi juga jika masyarakat buang sampah sembaranga.
Sementara Merry Pungutan, lebih focus mendorong agar masalah sampah ini dapat di lakukan revisi kembali dan di perda kan dalam baperjakap, selain itu masalah sekolah negeri yang berbayar di SMA negeri 1 SMU Negeri 6, akan mendatangi pihak sekolah untuk mengkaji persoalan tersebut, karena urusan SMU  itu harus ke provinsi.(tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika