Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Anggaran 77 Miliar Fokus Pembangunan Terminal Selatan

foto: Ketua UPBU Bandara Mosez Kilangin Timika Setyani Mahendra / Dok.Tabukanews.com

Timika, Tabukanews.com - Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Mosez Kilangin Timika Setyani Mahendra mengatakan, anggaran senilai 77 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) di gelontorkan untuk pembangunan terminal selatan Bandar Udara Mosez Kilangin yang dikelola Pemerintah.

"Perkembangan pembangunan terminal Bandara udara Moses Kilangin khususnya di terminal Selatan yang dibiayai oleh APBN pada dan APBD," kata Setyani Mahendra ketika ditemui usai mengikuti upacara Harhubnas, Senin (17/9).

Ia menjelaskan, anggaran APBN yang dialokasikan ada tahap ketiga senilai 77 miliar fokus untuk pembangunan terminal penumpang untuk mempersiapkan PON XX tahun 2020 mendatang, dan diharapkan bisa rampung tepat pada waktunya.

"Untuk APBN sudah masuk ditahap ketiga, dan diharapkan di 2019 ini kita bisa masuk ke tahap empat dan sesuai dengan schedule untuk sasaran yang paling terakhir yaitu ditahun 2020 dalam rangka menyambut PON sudah rampung," jelasnya.

Ia mengakui sarana dan prasarana belum terlihat. Karena pihak kontraktor masih menunggu pengiriman material dari luar Timika. Diharapkan dalam waktu dekat pengiriman material tersebut sudah sampai sehingga proses pengerjaan bisa segera dilakukan.

"Sarana dan prasarananya sudah terlihat karena material yang dibutuhkan itu khususnya yang APBN itu material yang didatangkan dari luar bahkan ada yang dari luar negeri sehingga dalam waktu dekat mudah-mudahan sudah dikirim semuanya ke Timika," akunya.

Ia menargetkan, dengan anggaran APBN tahap keempat tahun depan bisa rampung  dipergunakan untuk merampungkan pembangunan terminal lantai satu.

"Untuk anggaran 2019 minimal dilantai satu sudah bisa berfungsi," ungkapnya.

Ia mengungkapkan juga bahwa anggaran secara keseluruhan bagi pembangunan bandara tersebut berjumlah 147 miliar dengan rincian pembangunan terminal, pembangunan apron, dan catudaya.

"Kalau untuk keseluruhan itu belanja modal kita itu 147 miliar, 77 untuk terminal, 22 untuk apron, 8 miliar itu untuk catudaya dan pengelolaan air," ungkapnya. (Rfl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika