Main Area

Main

Alasan Ekonomi, Suami Tega Aniaya Istrinya

TIMIKA, TABUKANews. Com - Akibat masalah ekonomi sang suami berinisial Irom tega menikam dan  menganiaya Misi yang tak lain adalah istrinya, Jumat (31/8) di Mile 21, Lokasi Pendulangan.

Akibat dari perbuatan bejat sang suami mengakibatkan Misi mengalami luka tikam pada kedua pahanya dan luka lebam di bagian tangan dan wajah.

Informasi yang diterima Tabukanews.com dari Ketua Komunitas Pemuda Kei (KPK) Kabupaten Mimika, Yosep Temorubun, SH via telepon mengatakan, dirinya belum mengetahui/ penyebab terjadinya penganiayaan tersebut, namun berdasarkan informasi yang diterima dari keluarga korban berada di lokasi pendulangan pada Jumat   malam telah terjadi kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Irom terhadap istrinya.



Dikatakan, informasi itu  langsung dilaporkan ke Polsek Mimika Baru untuk ditindaklanjuti.
"Laporan kami langsung direspon Polsek Mimika Baru,
namun kali yang dalam dan kondisi banjir membuat pihak Kepolisian dan keluarga korban tidak berani menuju lokasi kejadian," kata Yosep kepada wartawan, Sabtu (1/9).

Pihak keluarga dan Kepolisian, kata dia, memutuskan untuk kembali ke TKP pada ke esokan harinya agar mengevakuasi korban dan melakukan penangkapan terhadap pelaku.


Pada Sabtu pagi pihak kepolisian di pimpinan langsung oleh KSPK Ipda D Wasia bersama keluarga korban mendatangi lokasi kejadian  dan berhasil mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Mimika untuk menjalani perawatan medis, sedangkan pelaku berhasil melarikan diri.

"Korban mengalami luka tikam di kedua pahanya dan ada belasan pukulan di tangan dan wajah korban," terang Yoseph.

Kata dia, pihaknya akan mendampingi korban untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian untuk dilakukan proses hukum.

"Kami akan koordinasi dengan Polsek Mimika Baru agar persoalan ini diselesaikan secara hukum," ujarnya.

Ia juga meminta kepada keluarga korban  untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan kejadian tersebut, karena persoalan ini sudah ditangani Kepolisian.

"Dari kejdian ini kami minta keluarga tidak membuat aksi, tapi serahkan kepada pihak Kepolisian," pintahnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Andi Suhidin, SH Ketika dikonfirmasi membenarkan kasus penganiayaan tersebut, hanya saja pihaknya belum bisa melakukan proses hukum lantaran belum ada Laporan Polisi yang di buat oleh pihak Korban.

Ia menjelaskan, Pihaknya telah mengarahkan korban untuk melaporkan kejadian tersebut sehingga pihak kepolisian bisa mendalami motifnya namun belum juga  dilaporkan.

 "Saat ini kami belum bisa menindaklanjuti kasus penganiayaan tersebut karena pihak korban belum melaporkan kejadian ke Kepolisian. Apablia sudah ada laporan polisi, pasti kita akan tindaklanjuti," bebernya. (Rfl/TB)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika