Main Area

Main

Aksi Pemalangan Kantor Koperasi Dilakukan Oleh Oknum Pegawai

 Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Mimika Ida Wahyuni/ Foto: Tim/Tabukanews.com

Timika, Tabukanews.com - Aksi pemalangan kantor Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Mimika dilakukan tidak melibatkan seluruh pegawai, justru sebaliknya aksi tersebut dilakukan oleh oknum pegawai pada Kamis (17/10) lalu hingga mengakibatkan aktivitas perkantoran dan pelayanan kepada masyarakat tidak berjalan selama 2 jam. Demikian disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Mimika Ida Wahyuni

"Pemalangan yang dilakukan oleh pegawai lain itu tidak benar," kata Ida, saat ditemui di kantor Dinas Koperasi UMKM di jalan Restu, Selasa (22/10).

Menurutnya, apabila oknum pegawai merasa tidak puas dan tidak suka dengan kepemimpinannya bisa langsung menghadap dan menyampaikan keluhannya agar bisa dicarikan solusi, bukan melakukan pemalangan. Hal yang dilakukan merupakan tindakan yang tidak terpuji.

"Kalau ada hal yang tidak berkanan, ketemu sama saya dan kita bicara," terangnya.

Ia menyayangkan adanya aksi pemalangan kantor hingga mengganggu pelayanan, untungnya aksi pemalangan tersebut cepat diselesaikan oleh kepala Dinas Sat Pol PP Kabupaten Mimika Wilem Naa. Karena pada saat yang bersamamu dirinya sedang mengikuti kegiatan dinas keluar daerah.

"Karena hal itu dilakukan hanya oleh satu orang yang melakukan aksi itu, telah merugikan saya dan kedinasan," ungkapnya.

Ia berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali, justru sebaliknya apabila terdapat permasalahan sebaiknya dibicarakan untuk mencari solusi, sehingga persoalan internal tidak perlu diketahui oleh masyarakat umum.

"Saya berharap tidak pemalangan. Karena kita diinstruksikan oleh pak Bupati untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban tapi kenapa kita yang melakukan aksi-aksi yang merugikan kita," harapnya.

Ditempat yang sama salah satu pegawai Altwer Ambate, S. Pd mengatakan, kejadian pemalangan merupakan kejadian spontanitas oleh oknum pegawai yang ditengarai adanya hal-hal yang dinilai tidak sesuai sehingga dilakukan pemalangan.

"Tidak direncanakan sebelum-sebelumnya untuk pemalangan tapi itu spontanitas kita disuruh keluar dan dikunci pintu," kata Altwer saat ditemui di kantor Dinas Koperasi UMKM, Selasa (22/10).

Sementara itu Pegawai honorer Robeka Kiki kaget saat berkantor karena melihat seluruh pegawai berada diluar kantor dan pintu kantor dikunci. Tidak ingin mencampuri urusan atasan, dirinya memilih untuk pulang

"Kantor ditutup jadi memang menghambat pelayanan," kata Robeka, Selasa.

Sama halnya dengan Veronika Kareth pegawai penyuluh koperasi kaget saat membaca berita disana satu mia di Timika bahwa kantornya dipalang.

Dirinya berharap, permasalahan yang ada baiknya duduk bersama untuk diselesaikan sehingga tidak mengorbankan orang lain.

"Kita mau aktifitas kantor tetap aman supaya kami bekerja dan berikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik," harapnya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika