Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Aksi Demo 21 Mei, Edukasi Yang Salah Oleh Elit Politik

Ketua FKDM Kabupaten Mimika Lucky Mahakena, S. Sos. M. Si/Foto: Ricky Lodar

Timika, Tabukanews.com - Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika Lucky Mahakena, S. Sos. M. Si mengatakan, aksi massa yang dilakukan pada tanggal 21 dan 22 Mei di depan kantor Bawaslu RI terkesan edukasi politik yang salah dari para elit politik di tingkat nasional sehingga mengakibatkan banyak kerugian material hingga menelan korban jiwa.

"Terkait aksi tanggal 21 dan 22 Mei yang terjadi di Jakarta. Kami sebagai tokoh masyarakat dan tokoh intelektual mengecam aksi demo massa yang ditunggabgi oleh para elit politik," kata Lucky ketika ditemuindi bilangan jalan Cendrawasih, Senin (27/5).

Atas kejadian tersebut, pihak FKDM mengecam aksi massa tersebut yang mengakibatkan 6 warga meninggal, karena tidak memberikan edukasi politik yang baik melalui jakur hukum dalam hal ini menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK), sebagai kedewasaan dalam berdemokrasi.

"Kami mengecam penuh aksi tersebut. Karena aksi tersebut tidak memberikan simbol asas demokrasi yang benar," ungkapnya.

Justru sebaliknya, para elit politik memberikan contoh berpolitik yang tidak baik kepada masyarakat dalam berpolitik. Hampir semua pelaksanaan pemilu di Indonesia yang selalu mencatatkan tinta merah dalam lembaran sejarah Indonesia karena ada oknum-oknum yang menungganggi adanya aksi massa.

"Sehubungan dengan pemilu sendiri semua sudah berjalan dengan baik sehingga itu kita jaga dan berikan nilai objektif yang baik kepada masyarakat Indonesia dan juga kepada elit politik memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat," lanjutnya.

Terlepas dari eduaksi politik yang baik. Pihak FKDM memberikan apresiasi kepada pihak keamanan dalam hal ini TNI Polri sebagai garda terdepan untuk menjaga stabilitas keamanan di Indonesia dan selalu hadir untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat bahkan mendampingi KPU agar proses pemilu bisa berjalan dengan baik serta tidak memberikan ruang kepada siapapun untuk mengganggu stabilitas keamanan negara.

"Kinerja TNI polri. Kami salut dan sanjung dan berikan apresiasi penuh yang telah melaksanakan tugas menjaga kamtibmas bahkan di tingkat kabupaten dan kami merasakan dampak yang berarti sitkamtbmas di Mimika pada saat pelaksanaan pemilu di Mimika. Sehingga kits ucapkan banyak terima kasih kepada TNI Polri yang telah melaksanakan, menunjang pesta demokrasi ini sehingga tidak memberikan ruang cacat ditengah masyarakat," tuturnya.

Ia juga berpesan kepada masyarakat Mimika agar tidak terbakar dengan isu-isu provokatif yang ingin mengacaukan stabilitas keamanan negara, tapi masyarakat harus bisa memilah setiap informasi yang dimuat oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab di medsos.

"Melalui kesempatan ii kami memberikan deteksi dini kepada masyarakat menjaga dan mengsntisipasi isu-isu di medsos untuk menggsmbarkan sebuah keutuhan pesta demokrasi," pesannya. (Jrl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika