Main Area

Main

384 Personel Gabungan Amankan Prosesi Pemakaman Uskup Mgr John Philip Saklil Pr

suasana apel gelar pasukan yang dilakukan di halaman Sentra Pelayanan Polres Mimika / Tim Tabukanews.com

 

Timika, Tabukanews.com - Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S.IK, MH mengatakan, sebanyak 384 personel gabungan TNI-Polri dan komponen bangsa diturunkan untuk mengamankan prosesi pemakaman Uskup Keuskupan Timika Almarhum John Philip Saklil, Pr baik melakukan pagar betis terhadap arak-arakan jenazah maupun merekayasa lalu lintas pada saat arak-arakan.

Jadi ini suatu momen yang sangat mulia melaksanakan pengamanan dari Keuskupan, sampai di semayamkan di Katedral berjalan lancar,” kata Kapolres ketika ditemui usai melaksanakan apel gelar pasukan di halaman sentra pelayanan Polres Mimika, Rabu (7/8).

Diketahui jumlah personel gabungan yang diturunkan berjumlah 384 personel yang terdiri dari 254 personel Kepolisian dan sisanya personel dari TNI dan ormas-ormas.

 

 

Ia menjelaskan, prosesi pemakaman akan dilangsung usai misa Requiem di Transit keuskupan Timika pada pukul 15.00 WIT.

“Hari ini adalah proses pemakaman yang akan dilaksanakan jam 3 sore,” jelasnya.

Pengamanan prosesi pemakaman Uskup setelah ada beberapa kejadian, dan hal tersebut tidak perlu terjadi pada saat prosesi pemakaman karena dihadiri oleh petinggi gereja, pihak Pemerintah dan Forkompimdah sehingga pengawalan tetap dilakukan.

“Saat ini hadir tamu undangan dari berbagai pelosok negeri para uskup dan pasti dari berbagai penjuru nusantara hadir untuk memberikan penghormatan terakhir bapak Wakapolda Papua,  Pangdiv I, Pangdiv II Wagub, Wabup, Ketua DPRD, kita harus betul-betul melakukan pengawalan sehingga prosesi nantinya dari Gereja Katedral menuju ke keuskupan itu berjalan aman dan kondusif,” katanya.

 

 

Ia juga menambahkan, untuk proses pemakaman nantinya ada beberapa raus jalan yang akan direkayasa lalu lintas oleh Satuan Lalu lintas Polres Mimika dan telah disosialisasikan kepada masyarakat Mimika, arus lalin akan normal kembali setelah prosesi pemakaman Uskup selesai.

“Kita sejak dua hari lalu telah mengkonsepkan rekayasa lalu dan sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat baik melalui radio, media konfensional danedia sosial supaya masyarakat tahu bahwa kita mohon di mengerti oleh masyarakat untuk prosesi pemakaman sampai selesai, tentunya akan sedikit terganggu,” tambahnya. (Tim).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika